Senin, 11 Juni 2018

2 Cara Sederhana Agar Tampil Percaya Diri Public Speaking


Public Speaking memang menjadi topik yang sangat asik di bahas dan seolah pembahasannya pun tidak ada habis-habisnya. Bahkan banyak fakta akhir-akhir ini yang hasilnya sangat mengejutkan.

Seperti yang tertulis dalam website aditriasmara.com; survey yang dilakukan oleh Chapman University memberikan fakta mengejutkan bahwa di tahun 2016, ada sebanyak 25.9% warga Amerika yang memiliki ketakutan terhadap Public Speaking. Angka tersebut merupakan angka yang besar jika dibandingkan dengan ketakutan terhadap banjir bandang yang hanya sebesar 22,2% orang di Amerika, sementara 21,8%  21,8% orang takut akan badai musim dingin. Lebih uniknya lagi, jumlah orang yang takut jika dirinya ada dalam sakaratul maut alias sekarat hanya ada 19%. Ditambah lagi, hanya ada 17,5% orang yang takut jika dirinya dibunuh oleh orang yang dia kenal.

sumber : youthmanual.com

Padahal sebenarnya, Public Speaking bukanlah sebuah ketakutan yang besar jika teman-teman mengetahui taktiknya. Lalu bagaimana caranya agar tampil percaya diri ketika Public Speaking? Cukup dengan 2 cara sederhana berikut!!!

1. Sampaikanlah apa yang Anda sukai

Teman-teman pernah tidak mengalami hal seperti ini? Teman-teman suka banget main game, misal game Mobile Legend yang lagi tren nih ya. Nah ketika teman-teman bercerita kepada teman-teman yang lain mengenai sudah di pangkat game apa saja; Warrior, Elite, Master, Grand Master kah atau Epic kah dst? Atau bercerita tentang kondisi team yang kurang kompak. Pasti teman-teman lancar banget kan ketika bercerita game tersebut. Mengapa bisa lancar? Karena teman-teman menyukai hal tersebut, dan karena menyukai, maka teman-teman pasti, rela dan mau untuk mengulangi aktivitas tersebut lagi dan lagi karena teman-teman menyukai,  betul atau betul banget? Public Speaking merupakan perkara yang mudah untuk di lakukan jika yang teman-teman ceritakan merupakan sesuatu hal yang sudah berulang kali kita lakukan dan kita menyukai hal tersebut. Nah mulai dari sekarang teman-teman bisa mulai mencari apa yang di senangi, dan bukalah Public Speaking teman-teman dengan introducton mengenai cerita yang teman-teman sukai tersebut.


2. Sukai apa yang Anda sampaikan

Sebuah lembaga penelitian di Toronto, Kanada melakukan uji coba terhadap dua ekor belalang peloncat (grasshopper). Disebut peloncat karena untuk pindah dari satu tempat ke tempat yang lain ia tidak berjalan, tapi meloncat. Loncatannya kadang kala mencapai satu meter. Mereka meletakkan belalang ini dalam tabung kaca yang separuhnya berisi air. Setelah itu tabung ditutup rapat dengan tembaga. Agar tidak mati tenggelam, tentu belalang ingin keluar dari tabung, untuk itu meloncat. Namun, setiap kali berusaha ia membentur tutup tembaga. Dan begitu seterusnya. Lambat laun ia tidak berusaha sama sekali, karena jika memaksakan diri ia akan selalu membentur tutup tembaga itu. Pada saat itulah para peneliti membuka tutup tembaga tersebut dan membiarkan tabung terbuka. Apa yang terjadi ? Belalang itu tidak berusaha membebaskan diri sama sekali. Sebab ia sudah terbiasa tidak berusaha karena program yang telah ada dalam dirinya. Ia terus diam hingga tenggelam dan mati.


sumber : heryarifin.com
Sama halnya dengan Public Speaking teman-teman, ketika kita menganggap bahwa Public Speaking adalah sesuatu hal yang sulit dan kita tidak menyukai hal tersebut, sampai pada akhirnya kita tidak berusaha membebaskan diri dari belenggu kesulitan dan sudah terbiasa untuk tidak berusaha, kita terus diam dan tenggelam dalam mental block tersebut, maka kita tidak akan pernah bisa untuk Public Speaking dengan percaya diri. Yang harus kita lakukan sebenarnya adalah mulai dengan menyukai Public Speaking itu sendiri, kita sukai topik yang kita bawakan, kita sukai cara berbicara, kita sukai respon audiens kita meskipun kita merasa bahwa Public Speaking kita masih belum terlalu bagus. Akan tetapi, ketika kita sudah menyukai atau bahkan jatuh cinta dengan sesuatu hal, maka kita akan rela dengan sepenuh hati untuk belajar memperbaiki diri terus menerus. Bukankah ketika teman-teman mencintai pasangan/ pacar Anda, maka Anda secara tidak sadar terus belajar untuk memahami karakter pasangan Anda dan terus belajar memperbaiki diri Anda? Betul atau betul banget?

Referensi :
https://satomokalino.blogspot.com/2014/12/proses-terbentuknya-sebuah-kebiasaan.html
http://www.aditriasmara.com/2017/04/survey-ketakutan-public-speaking.html

2 komentar:
Write komentar
  1. Jurus mendobrak mental blok berbicara didepan publik, kereeeeeen....

    BalasHapus